Konon, mobil tua itu pernah menjadi sarang kelompok empat sahabat—dua perempuan dan dua laki-laki—yang pernah saling mencintai, bersahabat, lalu berpisah karena rahasia, cemburu, dan kecewa. Mereka dikenal "sepongan" (teman semasa lajang) yang saling mengisi kehidupan satu sama lain. Namun, percintaan yang tidak jelas, konflik yang tidak terselesaikan, dan ketidakmauan untuk berkompromi akhirnya membuat mereka berjalan berbeda arah.
: Konsep "Binor" menyentuh batasan etika sosial. Dalam dunia fantasi, pelanggaran terhadap norma sering kali dianggap sebagai pemicu gairah yang kuat.